Bupati Luwu Utara Berambisi Angkat 500 Keluarga dari Kemiskinan di Luwu Utara

Sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, berambisi untuk mengangkat sekitar 500 keluarga dari kemiskinan di wilayahnya pada tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berkomitmen dalam menangani isu kemiskinan dan telah merancang strategi komprehensif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Penguatan Langkah Penanggulangan Kemiskinan
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berupaya keras untuk menekan angka kemiskinan. Hal ini terbukti dari Rapat Koordinasi Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPKP) yang digelar di Kantor Bupati. Rapat tersebut merupakan bagian dari inisiatif pemerintah daerah untuk menggalang kekuatan dalam penanggulangan kemiskinan.
Rapat tersebut diprakarsai dan dipimpin oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim. Hadir dalam rapat tersebut, pimpinan OPD, perwakilan Badan Pusat Statistik, pihak perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Strategi Terpadu dan Gotong Royong
Menurut Bupati Rahim, penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara terpadu dan gotong royong. Ia menegaskan bahwa isu ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu instansi. Dibutuhkan kerja sama dan keterlibatan berbagai pihak untuk mencapai tujuan ini.
Tren Positif Penurunan Angka Kemiskinan
Data yang ada menunjukkan adanya tren positif dalam penurunan angka kemiskinan di Luwu Utara. Angka kemiskinan di wilayah ini terus menurun sejak tahun 2021. Pada tahun tersebut, angka kemiskinan adalah 13,59%, kemudian berkurang menjadi 11,24% pada tahun 2024, dan kembali menurun menjadi 10,74% pada tahun 2025.
Meskipun demikian, pemerintah daerah tidak akan berhenti berjuang. Mereka tetap berupaya keras karena jumlah keluarga yang masuk dalam kategori miskin masih cukup besar.
Target Penanggulangan Kemiskinan
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menetapkan target untuk mengangkat sekitar 500 kepala keluarga keluar dari garis kemiskinan pada tahun 2026. Mereka berencana melakukannya melalui pelaksanaan berbagai program intervensi.
Langkah-langkah Penanggulangan Kemiskinan
Pemerintah daerah akan memperkuat beberapa langkah penanggulangan kemiskinan. Langkah-langkah tersebut antara lain pemberdayaan ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM dan koperasi, serta penyaluran bantuan usaha yang tepat sasaran berdasarkan data akurat.
“Penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara terpadu dan gotong royong, karena persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja,” tegas Bupati Rahim dalam arahannya.
Sinergi Semua Pihak
Andi Abdullah Rahim menyatakan bahwa untuk menanggulangi kemiskinan diperlukan sinergi semua pihak. Dengan sinergi tersebut, diharapkan upaya penanggulangan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif. Sehingga, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan peningkatan kesejahteraan secara nyata.